Paus Temui Korban Pelecehan Seks
Paus Benediktus XVI
Jumat, 18 April 2008 | 04:36 WIB

WASHINGTON, JUMAT - Paus Benediktus XVI menemui secara langsung para korban penganiayaan seks yang melibatkan kalangan pastur di Amerika Serikat. Pastur Federico Lombardi, juru bicara kepausan menjelaskan, Paus Benediktus dan Kardinal Boston Sean O’Malley telah menemui sekelompok kecil korban penganiayaan seks dan memberikan dukungan moril kepada mereka di Washington.

Menurut Lombardi, Paus berulangkali menyampaikan ke para korban penganiayaan seks janjinya untuk mendoakan mereka berikut keluarga serta para korban lainnya. Paus mengakui kasus ini sebagai suatu kasus yang "sangat memalukan" bagi gereja Katholik Roma. Paus juga mengecam penganiayaan yang telah menimbulkan "luka mendalam" terhadap korban dari ulah pastur yang sangat tidak bermoral tersebut.  

Ribuan pastur telah dituduh terlibat pelecehan seks di AS sejak tahun 1950 dan gereja Katholik Roma telah membayar lebih dari 2 miliar dolar AS untuk penyelesaian gugatan kasus tersebut di pengadilan. Kasus tersebut sebagian besar marak terjadi dalam 6 tahun terakhir saat kasus pelecehan di Boston meluas menjadi perhatian nasional dan menggerakan sejumlah korbannya untuk melaporkan pelecehan yang mereka alami. (AP)


JIM
Nilai 5 A A A
Ada 20 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
puthut endiarto @ Selasa, 22 April 2008 | 00:34 WIB
Saudara-saudaraku yang kukasihi Memang memalukan apa yang telah terjadi. Tapi seseorang harus mengakui kesalahannya, karena jujur adalah suatu jalan kebenaran untuk memperbaiki hidup. Kasus pelecehan oleh para pastur. Akan tetapi hal itu adalah kesalahan yang harus diperbaiki dan sebagai intropeksi agar manusia bisa melaksanakan sifat-sifat Tuhan. Seorang pastur adalah pelayan umat dan tangan dari Tuhan, hendaklah melakukan tugasnya sesuai dengan kasih bukan dengan hawa nafsu. Sebagai umat kristen kita tidak perlu malu akan kejadian tersebut. Tapi kita harus mengakuinya bahwa manusia memang berdosa. Dan yang harus kita lakukan cuma jadilah orang yang berguna bagi orang lain(garam dan terang dunia)
Diyon @ Senin, 21 April 2008 | 19:41 WIB
Saya setuju kalau pastur boleh nikah, karena bagaimanapun pastur adalah manusia biasa yang punya keinginan seks. dengan tersalurkannya keinginan terhadap seks maka pastur akan bisa menggembala umat lebih tenang
masro @ Minggu, 20 April 2008 | 21:32 WIB
Waduh harus hati2 ini ama mas nugi.Persepsi dari orang yang tidak mengerti kehendak bebas dari setiap manusia yang dibatasi kemuliaan Tuhan.
WK @ Minggu, 20 April 2008 | 09:21 WIB
Saya setuju dengan pendapat Angelizh. Tidak ada paksaan untuk menjadi pastur. Masing-masing manusia sudah diberikan peran khusus oleh Tuhan. Saya merasa itu bukan peraturan untuk tidak kawin tapi lebih sebagai suatu kesuka-relaan bagi para pastur. Tentu saja komitmen itu penting!
Dewi @ Sabtu, 19 April 2008 | 02:45 WIB
Pelecehan seksual itu sama sekali TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan fitrah makhluk hidup untuk berkembang biak. Pelecehan seksual dalam segala bentuk timbul jika pelaku memandang rendah korbannya, bahwa dia lebih dominan dari korbannya, bahwa si korban tidak berdaya. Jadi tolong ya...komentar-komentar yang menghubungkan pelecehan seksual dengan fitrah berkembang biak...apa itu komentar dari orang yang beradab?
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile25
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS