Bahasa Indonesia Diminati di Thailand
Dua gadis penari Thailand
Kamis, 3 Juli 2008 | 00:55 WIB

JAKARTA, KAMIS - "Bahasa Indonesia semakin diminati publik Thailand," kata seorang diplomat Indonesia. Pernyataan ini sulit dibuktikan karena tidak ada statistik resmi mengenai jumlah warga Thailand yang belajar bahasa Indonesia dari tahun ke tahun.

Menurut Prof Dr Didik Sulistyanto, atase pendidikan dan kebudayaan pada KBRI Bangkok, bertambahnya perguruan tinggi Thailand yang menawarkan pengajaran bahasa Indonesia bisa menjadi salah satu indikator.

Di dunia akademik, bahasa Indonesia mulai dilirik oleh kalangan dosen dan peneliti ilmu sosial setidaknya sejak pertengahan akhir tahun 1970-an.

Seorang dosen senior ilmu politik Wittaya Sucharitanarugsa dari Chulalongkorn University, Bangkok, menuturkan, dia terlebih dahulu belajar bahasa Indonesia secara intensif di Australia sebelum meneliti Indonesia. Belakangan dia juga bermukim di Salatiga, Jawa Tengah, selama sekitar setahun.

Pemandu wisata

Di luar dunia akademik yang ditekuni Wittaya, meningkatnya minat belajar bahasa Indonesia ini ternyata menciptakan peluang kerja bagi beberapa warga Thailand. Salah seorang dari mereka adalah Chaisak Promyong.

Chaisak mengatakan, sebagian orang Thailand yang belajar bahasa Indonesia adalah para pemandu wisata dan pedagang batu berharga. Meski tidak ada laporan resmi, tapi tampaknya tingkat kunjungan orang Indonesia ke negeri Gajah Putih ini meningkat jumlahnya.

Di samping itu, diplomat dan tenaga profesional yang hendak dikirim ke Indonesia juga diminta instansi masing-masing belajar bahasa Indonesia tingkat dasar.

Chaisak Promyong mengatakan, dia menghadapi kesulitan mendapatkan sarana dan media untuk mengasah kemahiran berbahasa Indonesia, khususnya yang sesuai dengan keperluan lokal.

Menurut Atase Pendidikan Didik Sulistiyanto, Pemerintah Indonesia menempuh beberapa langkah untuk mengatasi kekurangan guru dan pengajar, termasuk menyiapkan pelatihan untuk guru dan menerbitkan media pembelajaran bahasa Indonesia.


MBK
Sumber : BBC
Nilai 5.75 A A A
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
lp @ Kamis, 3 Juli 2008 | 09:34 WIB
era globalisasi memungkinkan siapa saja dpt bekerja di Indonesia. TKI maupun TKW asal Indonesia di luar negeri selalu bermasalah krn hal mendasar masalah komunikasi. Mohon tanggapan instansi terkait.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile1
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS