JAKARTA, KAMIS - "Bahasa Indonesia semakin diminati publik Thailand," kata seorang diplomat Indonesia. Pernyataan ini sulit dibuktikan karena tidak ada statistik resmi mengenai jumlah warga Thailand yang belajar bahasa Indonesia dari tahun ke tahun.
Menurut Prof Dr Didik Sulistyanto, atase pendidikan dan kebudayaan pada KBRI Bangkok, bertambahnya perguruan tinggi Thailand yang menawarkan pengajaran bahasa Indonesia bisa menjadi salah satu indikator.
Di dunia akademik, bahasa Indonesia mulai dilirik oleh kalangan dosen dan peneliti ilmu sosial setidaknya sejak pertengahan akhir tahun 1970-an.
Seorang dosen senior ilmu politik Wittaya Sucharitanarugsa dari Chulalongkorn University, Bangkok, menuturkan, dia terlebih dahulu belajar bahasa Indonesia secara intensif di Australia sebelum meneliti Indonesia. Belakangan dia juga bermukim di Salatiga, Jawa Tengah, selama sekitar setahun.
Pemandu wisata
Di luar dunia akademik yang ditekuni Wittaya, meningkatnya minat belajar bahasa Indonesia ini ternyata menciptakan peluang kerja bagi beberapa warga Thailand. Salah seorang dari mereka adalah Chaisak Promyong.
Chaisak mengatakan, sebagian orang Thailand yang belajar bahasa Indonesia adalah para pemandu wisata dan pedagang batu berharga. Meski tidak ada laporan resmi, tapi tampaknya tingkat kunjungan orang Indonesia ke negeri Gajah Putih ini meningkat jumlahnya.
Di samping itu, diplomat dan tenaga profesional yang hendak dikirim ke Indonesia juga diminta instansi masing-masing belajar bahasa Indonesia tingkat dasar.
Chaisak Promyong mengatakan, dia menghadapi kesulitan mendapatkan sarana dan media untuk mengasah kemahiran berbahasa Indonesia, khususnya yang sesuai dengan keperluan lokal.
Menurut Atase Pendidikan Didik Sulistiyanto, Pemerintah Indonesia menempuh beberapa langkah untuk mengatasi kekurangan guru dan pengajar, termasuk menyiapkan pelatihan untuk guru dan menerbitkan media pembelajaran bahasa Indonesia.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |