Mutilasi Kekasih seperti Mencincang Daging Sapi
Cara Burke dan dos Santos dalam foto yang disita kepolisan Goias dari kamera ponsel pria asal Brazil tersebut.
Jumat, 1 Agustus 2008 | 21:32 WIB

LONDON, JUMAT - Seorang pria asal Brazil tega mencincang kekasihnya dan merekam potongan tubuh hasil mutilasi tersebut dengan bidikan kamera ponselnya. Mohammed Dali Carvalho dos Santos (20) mengaku foto potongan tubuh Cara Marie Burke (17) itu ingin dikirimkan ke seorang sahabat asal Brazil yang menetap di Inggris.

Dalam wawancara dengan sebuah koran lokal Brazil, Hoje Noticia,  dos Santos mengaku tidak mempunyai perasaan janggal saat memutilasi tubuh kekasihnya yang berasal dari Inggris itu. "Biasa saja, seperti mencincang daging sapi," jelas dos Santos tentang aksi pembunuhannya itu.

Saat ditanya alasannya mengambil foto potongan tubuh Cara, dos Santos menerangkan: "Saya mengambil foto itu untuk dikirimkan ke seorang sahabat asal Brazil di Inggris yang uangnya pernah dicuri oleh Cara. Sahabat itu pernah menyatakan ingin membunuh Cara."

"Saya ingin mengirimkan foto-foto itu ke sahabat tersebut lewat e-mail untuk menunjukkan kepadanya bahwa walaupun ia tidak mempunyai keberanian untuk melakukannya, seseorang telah melaksanakan rencananya itu di Brazil," jelas dos Santos. Dos mengatakan telah melakukan kesalahan dengan meninggalkan koper berisi potongan tubuh Cara di tepi sebuah sungai.

"Saya melakukan kesalahan, koper tersebut seharusnya ditenggelamkan ke dalam sungai. Jika koper itu ditenggelamkan ke dalam sungai, tidak seorangpun akan menemukan potongan mayat itu," ungkap  dos Santos seakan menyesali kekeliruannya itu.

Potongan tubuh Cara Marie Burke ditemukan di dalam sebuah koper yang ditinggalkan di pinggir sebuah sungai Senin (28/7). Namun, beberapa potongan tubuh Cara Marie Burke lainnya, seperti potongan kepala, belum ditemukan setelah ditenggelamkan ke sungai.

Pihak kepolisian Brazil menjelaskan Cara dibunuh oleh dos Santos setelah remaja putri Inggris itu mengancam akan melapor ke polisi pekerjaan pria Brazil itu sebagai pengedar obat bius. Polisi Brazil telah meringkus dos Santoz Kamis (31/7) dengan tuduhan pembunuhan.

Polisi masih mencari potongan tubuh Cara yang belum ditemukan dan menurut keterangan dos Santos disembunyikan di sebuah wilayah yang terletak sekitar 20 mil di luar Goinia. Jasad Cara yang telah dimutilasi itu dapat dikenali oleh ibunya, Ann, yang sempat menyaksikan tayangan televisi TV Brazil dari kediamannya di Wandsworth, London selatan.

Cara, yang berasal dari London Selatan, diyakini telah berkunjung ke Brazil bersama dos Santos 3 bulan lalu. Cara hidup bersama dengan kekasihnya yang kedua orang tuanya menetap di Inggris itu di sebuah flat di Goiania, 120 mil dari ibukota Brasilia. Menurut pengakuan beberapa sahabatnya, Cara mengagumi Brazil dan sebelumnya pernah 2 kali berkunjung ke negara tersebut. (dailymail.co.uk)


JIM
Share on Facebook
Nilai 3.68 A A A
Ada 38 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
anzha @ Sabtu, 2 Agustus 2008 | 20:36 WIB
sadis...sadis....gak punya moral bngt tu cowok miris gwe bacanya...untuk kaumku hrs lbh hati" dlm bertindaksl slalu up to date dengan berita situasi
Julia @ Sabtu, 2 Agustus 2008 | 19:09 WIB
Sangat mengerikan beritanya. Terlihat dalam foto dangat dekat.
firman @ Sabtu, 2 Agustus 2008 | 17:43 WIB
bener2 gilak tu cow.... sadis banget jadi orang.... yang penting kita ambil hikmahnya aja bro... peace!!!!
pemerhati @ Sabtu, 2 Agustus 2008 | 15:43 WIB
Kasihan cara anak baru gede...terpengaruh oleh hingar bingar dunia...makanya adik2 dengar kata2 orang tua...merasa cool itu g ada gunanya...dekatlah dengan agama mu masing2 ya....semoga Yang Kuasa menjauhi orang2 yg beriman dari kehidupan yg ga karuan ini.
Dicky K.S @ Sabtu, 2 Agustus 2008 | 15:24 WIB
Waduh................Sadis.......! moral udah dibawah 0. Dunia ini sdh rusak, Mungkin dunia ini akan hancur alias kiamat
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
25