AS Desak Rusia Segera Menarik Tentaranya
Seorang tentara Rusi sedang membaca majalah saat memasuki Kota Gori, 15 Agustus lalu.
Jumat, 22 Agustus 2008 | 02:43 WIB

SOCHI, KAMIS - Washington menuntut Rusia menarik kembali tentaranya keluar dari Georgia 'sekarang', namun Moskow menjawab bahwa ini akan dilakukan 10 hari lagi. Sebagai sebuah tanda meningginya ketegangan antara Moskow dan pihak barat setelah konflik di Georgia, seorang agen surat kabar Rusia melaporkan bahwa Rusia untuk sementara membekukan kerjasama dengan aliansi NATO, meskipun tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

Dengan beberapa pernyataan keras, Washington, dalam hal ini Gedung Putih menyatakan bahwa Rusia telah melanggar komitmen untuk meninggalkan wilayah Georgia setelah serangan militer yang dilakukannya dua minggu lalu. Juru bicara Gedung Putih Gordon Johdroe mengatakan bahwa dirinya tidak bisa membayangkan apakah kerjasama militer dengan Moskow bisa berlanjut sampai situasi kembali tenang.

Amerika tampak tidak sabar dengan perkembangan yang terjadi hari ini dan menunggu penarikan kembali tentara Rusia beserta senjatanya dari Georgia. Namun, Komandan pasukan Rusia mengatakan bahwa tentara penjaga kedamaian yang menjaga Osetia Selatan ini bakal pulang kembali ke Rusia dalam 10 hari ini.

"Tentara-tentara ini akan ditarik kembali ke wilayah Rusia," ujar Vladimir Boldyrev kepada wartawan di Sochi, tempat Presiden Rusia Dmitry Medvedev menghabiskan waktunya selama musim panas, dalam sebuah telepon konferensi


ABD
Sumber : CNN
Share on Facebook
Nilai 8 A A A
Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
dida @ Sabtu, 23 Agustus 2008 | 08:53 WIB
ENAK AJA MAIN SURUH",TARIK DULU PASUKAN ENTE DARI IRAK!!!!!!
L-Hakim @ Jumat, 22 Agustus 2008 | 14:34 WIB
Amerika tidak punya hak moral untuk menasehati RUSIA. Lihat sendiri wajah kebijakan luar negerinya yang tercatat dalam sejarah dunia sejak perang dunia kedua bahwa Amerika satu-satunya negara dalam waktu kurang dari dua tahun telah menjajah/menginvasi negara berdaulat Afganistan dan Iraq. Sekarang dia teriak ke RUSIA, maka orang yang waras akan berkata "apa hak moral Amerika" menekan RUSIA?
xjooss @ Jumat, 22 Agustus 2008 | 10:40 WIB
biar amerika ada musuh, maju terus rusia!!!!
Rod Sandhana @ Jumat, 22 Agustus 2008 | 06:39 WIB
Amerika kayak anak kecil saja. Selalu menerapkan standar ganda. Kalo orang lain ndak boleh ini itu, tapi dia sendiri kayaknya tdk beradab terhadap bangsa2 lain.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
25