JAKARTA, KAMIS — Problem sampah membuat Pemerintah DKI Jakarta menawarkan investasi kepada para pemodal. Hal itu mengemuka dalam Forum Invest Jakarta 2008, Kamis (23/10). "Kami ingin pengelolaan sampah lebih tertata," kata Ketua Badan Penanaman Modal dan Pendayagunaan Kekayaan dan Usaha Daerah (BPMPKUD) Hasan Basri Saleh.
Catatan pada 2007 menunjukkan, sampah Jakarta mencapai 6.000 ton per hari. Dari jumlah itu, 5.000 ton yang bisa terangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar Gebang, Kota Bekasi. TPA itu adalah satu-satunya tujuan akhir pembuangan sampah dari Ibu Kota.